Analisis Keuntungan dan Modal Warung Kopi

Jelajah Nusa Bisnis – Berikut ini kami sampaikan mengenai Analisis Keuntungan dan Modal Warung Kopi, sebagai berikut.

Warkop atau warung kopi merupakan salah satu tempat favorit yang dijadikan tempat untuk berkumpul baik dengan teman, keluarga, atau bahkan relasi kerja. Menu utama yang disajikan tentu saja kopi. Saat ini, warung kopi pun telah banyak jenisnya. Mulai dari warung sederhana yang mudah dijumpai di tepi-tepi jalan atau kampung-kampung kecil, hingga kafe bergaya modern nan mewah.

Semakin meningkatnya penggemar kopi telah membuka peluang bagi mereka yang memiliki jiwa usaha untuk merambah bisnis warkop. Konsumen yang hampir selalu ada dan meningkat dari waktu ke waktu membuat usaha ini kian diminati. Keuntungan yang dihasilkan pun cukup menjanjikan dan prospek ke depannya dinilai cukup bagus.

Analisa Modal Dan Keuntungan Usaha Warkop

Sebelum Anda mencoba menjalankan usaha ini, ada baiknya Anda mencermati analisa modal dan potensi keuntungan warkop di bawah ini sebagai gambaran berapa sekiranya biaya awal yang diperlukan dan proyeksi keuntungan yang bisa diperoleh ke depannya.
1. Modal Awal Usaha Warkop
  • Investasi Peralatan
  • Mesin kopi Rp8.500.000,00
  • Cup sealer Rp800.000,00
  • Peralatan dapur Rp700.000,00
  • Bahan baku kopi Rp2.500.000,00
  • Total Modal Awal Rp12.500.000,00
Estimasi Penjualan : Dengan perkiraan penjualan per hari 90 cup @ Rp3.500,00, maka dapat dihitung perkiraan pendapatan setiap bulannya dengan formula berikut ini.
Pendapatan per bulan = Pendapatan per hari x 30 hari
= (90 x Rp3.500,00) x 30
= Rp315.000,00 x 30
= Rp9.450.000,00
Biaya Tetap per Bulan : Dalam melakukan perhitungan analisa modal dan potensi keuntungan warkop, estimasi biaya tetap per bulan juga menjadi hal yang sangat penting untuk meminimalisisasi kerugian di kemudian hari.
  • Sewa tempat usaha 1 Rp1.000.000,00 Rp1.000.000,00
  • Gaji karyawan 2 Rp550.000,00 Rp1.100.000,00
  • Listrik 1 Rp250.000,00 Rp250.000,00
  • Air 1 Rp200.000,00 Rp200.000,00
  • Depresiasi mesin 1 Rp30.000,00 Rp30.000,00
  • Depresiasi peralatan dan tempat 1 Rp120.000,00 Rp120.000,00
  • Total Biaya Tetap Rp2.700.000,00
Biaya Variabel per Bulan : Selain biaya-biaya pokok di atas, Anda juga perlu menghitung biaya variabel yang perlu dikeluarkan untuk menunjang usaha warkop ini. Berikut adalah rinciannya.
  • Teh Rp350.000,00
  • Gula Rp650.000,00
  • Air bersihRp200.000,00
  • Cup dan plastikRp1.000.000,00
  • Total Biaya Variabel Rp2.200.000,00
2. Potensi Keuntungan Usaha Warkop
Rumus untuk menghitung keuntungan dari usaha warkop adalah ( Pendapatan per bulan – Biaya per bulan).
= Rp9.450.000,00 – (Rp2.700.000,00 + Rp2.200.000,00)
= Rp9.450.000,00 – Rp4.900.000,00
= Rp4.550.000,00
Dengan keuntungan yang bisa diperoleh per bulan cukup menggiurkan, tak akan butuh waktu lama untuk mengembalikan modal awal Anda untuk memulai usaha ini. Perlu diingat bahwa perhitungan di atas hanyalah sebagai gambaran. Hasil yang diperoleh bisa lebih besar atau bahkan lebih kecil, tergantung situasi dan kondisi lingkungan usaha.
Tips Menjalankan Usaha Warkop
Melihat hasil analisa modal dan potensi keuntungan warkop di atas, tentunya akan membuat Anda semakin tertarik untuk mulai menggeluti usaha ini. Namun, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan agar bisnis bisa terus bertahan dan berkembang sehingga keuntungan yang dihasilkan pun akan semakin bertambah. Berikut adalah ulasannya.
1. Memilih lokasi yang tepat
Warkop pada prinsipnya bukan hanya masalah cita rasa kopi, melainkan juga suasana di sekitarnya. Untuk itu, pilihlah lokasi yang banyak dilalui orang, mengingat mayoritas pengunjung warung kopi berasal dari pekerja yang memiliki mobilitas tinggi, yang sangat membutuhkan tempat untuk sekadar beristirahat dan melepaskan rasa penat.
2. Pemasaran yang baik
Tidak akan banyak yang mampir ke warkop Anda jika tak banyak yang mengenal. Karenanya, diperlukan strategi pemasaran yang tepat untuk mengenalkan usaha Anda ini kepada masyarakat. Anda bisa memanfaatkan iklan di koran lokal, spanduk, brosur, atau di era teknologi seperti saat ini, memanfaatkan media sosial menjadi pilihan yang murah, mudah, dan menjanjikan.
3. Display ruangan yang menarik
Aturlah sedemikian rupa dekorasi warung kopi Anda agar menimbulkan suasana nyaman dan menyenangkan bagi siapapun yang masuk ke dalamnya. Penempatan furniture-furniture-nya pun perlu dilakukan sedemikian rupa agar terlihat lebih menarik.
4. Kualitas produk
Dalam bisnis makanan atau minuman, kualitas adalah nomor satu. Hanya bermodal lokasi strategis, pemasaran apik, dan ruangan yang menarik tak akan menjamin usaha warkop bertahan lama tanpa didukung produk dengan cita rasa berkualitas untuk kenyamanan pelanggan. Sediakanlah waktu untuk mempelajari racikan kopi berkualitas tinggi yang membuatnya semakin berkelas.
5. Beri fasilitas tambahan
Setelah membahas analisa modal dan potensi keuntungan warkop, ada baiknya Anda mengalokasikan sedikit biaya untuk memberi fasilitas tambahan pada warung kopi Anda. Fasilitas yang paling populer dan kerap menarik banyak pengunjung adalah Wifi. Dengan kebutuhan masyarakat akan internet yang semakin meningkat, Wifi tentunya akan menjadi jurus jitu untuk menarik orang agar berkunjung ke warkop Anda.
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*