JALUR PENDAKIAN GUNUNG SEMERU VIA RANUPANI

Jelajahnusatravel.com – Gunung Semeru adalah gunung tertinggi di pulau jawa, ketinggiannya mencapai 3.676 mdpl. Gunung ini sangat familiar dikalangan pendaki gunung sebab keeksotisan panorama alam yang indah, seperti; Ranu Kumbolo, Oro-oro Ombo, Dan Puncak tertinggi pulau jawa yaitu Mahameru. Pendakian ini memiliki 1 akese jalur pendakian yaitu melewati jalur Ranupani. Namun semakin banyaknya pendaki dan diberlakukanlah pembatasan dari pihak pengelola Taman Nasional Bromo Tengger Semeru membataskan pendaki untuk mendaki gunung semeru jumlah pendaki yang dapat mendaki Gunung Semeru di masa Adaptasi Kebiasaan Baru ditetapkan dengan sistem kuota sebesar 30% yaitu sebanyak 180 orang/hari. Penyesuaian/kenaikan kuota hingga 50% adalah dengan memperhatikan hasil monev.

PENDAFTARAN

buat kalian yang mau mendaki gunung semeru untuk Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi bisa cek link disini bookingsemeru.bromotenggersemeru.org 

JALUR PENDAKIAN

BASECAMP RANUPANI – LANDENGAN DOWO = 3km (1,5jam)

Jalur menuju Landengan Dowo relatif masih mudah. Kita akan berjalan menyusuri jalan desa lurus. Lalu bertemu dengan pintu gerbang pendakian. Setelah itu baru menyusuri jalan kebun, hingga sampai di Pos Landengan Dowo.

LANDENGAN DOWO – WATU REJENG = 3km (1,5jam)

Selanjutnya trek masih relatif landai dan sama. Sudah masuk kawasan hutan. Jalan sudah diperbaharui dan bagus. Jalur menuju pos berikutnya yaitu Watu Rejeng juga relatif masih mudah. Jalan sudah mulai memasuki hutan dan jalan tanah. Di perjalanan kita akan menjumpai sebuah jembatan kecil yang disebut “Jembatan Cinta”.

WATU REJENG – RANU KUMBOLO = 4,5km (2jam)

Dari Watu Rejeng kita masih terus berjalan hingga mencapai sebuah danau yang sangat terkenal bernama “Ranu Kumbolo”. Jalan yang kita lewati adalah jalan berbukit dan berpohon banyak.

Ranu Kumbolo di tengah perjalanan. Di danau ini kita tidak diperbolehkan untuk mandi dikarenakan akan mencemari air. Banyak sekali para pendaki yang mendirikan tenda di Ranu Kumbolo. Ranu Kumbolo merupakan tempat paling favorit pendaki untuk bermalam.

RANU KUMBOLO – ORO-ORO OMBO = 1km (30 menit)

Jika kita bertenda di Ranu Kumbolo maka berkemas lagi dan melanjutkan perjalanan. Kita akan berjalan naik sebuah tanjakan yang legenda di gunung Semeru yakni “Tanjakan Cinta”. Mitos: jika kita berjalan mendaki Tanjakan Cinta tersebut tanpa menoleh ke belakang sembari membayangkan seseorang yang ingin kita jadikan pasangan hidup maka hal tersebut akan menjadi kenyataan.

Setelah melewati Tanjakan Cinta kita akan bertemu dengan sebuah lahan luas yang pada bulan-bulan tertentu (setelah musim hujan) akan ditumbuhi bunga lavender. Tempat ini dinamakan “Oro-Oro Ombo” yakni sebuah taman yang dipenuhi dengan bunga-bunga lavender. Catatan: sebenarnya bunga tersebut bukan bunga Lavender, melainkan bunga gunung biasa. Tapi ya sudahlah yang penting warnanya ungu.

ORO-ORO OMBO – CEMORO KANDANG = 1,5km (30 menit)

Dari Oro-Oro Ombo kita berjalan terus datar hingga bertemu dengan Cemoro Kandang. Mulai dari sini kita akan berjumlah dengan warung-warung yang dibuka oleh warga.

CEMORO KANDANG – JAMBANGAN = 3km (30 menit)

Jambangan adalah lahan luas yang ditumbuhi bunga-bunga edelweis, cantigi, dan pohon cemara. Trek untuk menuju ke sini juga tidak sulit. Dari pos Jambangan ini kita sudah bisa melihat puncak tertinggi Gunung Semeru yakani “Mahameru”.

JAMBANGAN – KALIMATI = 2km (30 menit)

Di Kalimati adalah tempat favorit selanjutnya untuk bermalam atau mendirikan tenda. Tempatnya luas sehingga cukup untuk banyak kelompok. Di Kalimati jika musim hujan juga terdapat sumber air.

KALIMATI – ARCOPODO = 1,2km (2,5jam)

Perjalanan selanjutnya kita akan menuju Arcopodo. Jika ingin mendapat sunrise di puncak Mahameru maka sebaiknya bermalam di Arcopodo. Jika bermalam di Arcopodo maka pagi dini hari kita harus bersiap-siap untuk summit attack atau pendakian menuju puncak.

ARCOPODO – CEMORO TUNGGAL – PUNCAK MAHAMERU = 1,5km (3-4jam)

Summit attack atau pendakian menuju puncak, kita akan melewati medan paling berat di pendakian gunung Semeru ini. Jalur yang kita lewati yakni Cemoro Tunggal kemudian puncak Mahameru.

!ZONE BLANK 75!

Zone Blank 75 adalah zona tengkorak atau zona kematian yang terdapat di pinggir jalur dari Arcopodo menuju puncak Mahameru. Zona ini adalah sebuah jurang yang sangat dalam. Dinamakan “75” karena dalamnya mencapai 75 meter. Zona Blank 75 banyak sekali menelan korban. Pentingsaat turun dari puncak Mahameru diwajibkan pendaki untuk tidak lari atau terburu-buru (karena jalan menurun tajam) karena banyak pendaki yang tidak sengaja berbelok arah ke kanan akibat lari dari atas dan masuk ke dalam Zona Blank 75 tersebut.

PUNCAK MAHAMERU 3.676 MDPL

Ini dia puncak tertinggi di pulau Jawa, puncak “Mahameru” yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl (meter di atas permukaan laut)

Total Waktu Pendakian

Kita kalkulasikan semua waktu pendakian:
RANUPANI – LANDENGAN DOWO = 3km (1,5jam)
LANDENGAN DOWO – WATU REJENG = 3km (1,5jam)
WATU REJENG – RANU KUMBOLO = 4,5km (2jam)
RANU KUMBOLO – ORO-ORO OMBO = 1km (30 menit)
ORO-ORO OMBO – CEMORO KANDANG = 1,5km (30 menit)
CEMORO KANDANG – JAMBANGAN = 3km (30 menit)
JAMBANGAN – KALIMATI = 2km (30 menit)
KALIMATI – ARCOPODO = 1,2km (2,5jam)
ARCOPODO – CEMORO TUNGGAL – PUNCAK MAHAMERU = 1,5km (3-4jam)

Waktu diatas adalah perhitungan waktu normal, yang sudah kami alami.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*